
Barcelona yakin tidak akan terganjal urusan pendaftaran Julian Alvarez di La Liga jika berhasil merekrut striker Atletico Madrid itu.
Menurut SPORT, keyakinan tersebut muncul setelah Barcelona kembali masuk aturan Financial Fair Play 1:1 La Liga.
Status itu membuat Barcelona bisa memakai 100 persen pemasukan dari penjualan pemain dan pengurangan gaji untuk belanja pemain baru.
Situasi ini menjadi kabar penting bagi Barcelona. Dalam beberapa musim terakhir, klub kerap kesulitan mendaftarkan pemain karena batasan gaji La Liga.
Barcelona kini merasa memiliki ruang gaji yang cukup untuk mendaftarkan Alvarez jika transfernya tercapai.
Kembalinya Barcelona ke aturan 1:1 terjadi setelah proses evaluasi dan persetujuan dari Presiden La Liga, Javier Tebas.
Ruang finansial klub membaik setelah kepergian Robert Lewandowski, serta penjualan Ansu Fati ke Monaco dan Inaki Pena ke Panathinaikos.
Pemasukan dari penjualan jangka panjang paket kursi VIP Spotify Camp Nou juga membantu Barcelona memenuhi standar La Liga.
Kondisi ini membuat Barcelona lebih percaya diri saat bernegosiasi dengan Atletico.
Alvarez masih menjadi target utama Hansi Flick pada bursa transfer musim panas. Kepastian soal pendaftaran pemain membuat Barcelona merasa punya ruang lebih besar untuk mengejar striker Argentina itu.
Namun, transfer ini belum selesai. Barcelona masih harus mencapai kesepakatan harga dengan Atletico Madrid.
Atletico juga tidak berada dalam posisi mudah untuk melepas Alvarez karena sang pemain masih menjadi bagian penting dari skuad mereka.
Barcelona kini punya modal finansial lebih baik. Tantangan berikutnya adalah meyakinkan Atletico di meja negosiasi.
Tulis Komentar
Posting Komentar