
Barcelona dikabarkan mengakui kualitas Eli Junior Kroupi, tetapi tidak berniat memenuhi valuasi sekitar €100 juta yang dipasang Bournemouth. Nilai itu setara dengan tawaran mereka untuk Julian Alvarez, pemain yang dinilai berada di level berbeda.
Menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona telah memantau perkembangan Kroupi sepanjang musim lalu. Namun, klub menilai transfer penyerang berusia 20 tahun tersebut tidak realistis secara finansial.
Nama Kroupi muncul ketika upaya Barcelona merekrut Alvarez belum menemui titik terang. Atletico Madrid masih enggan menjual penyerang Argentina itu kepada rival langsung.
Kebuntuan tersebut membuat Barcelona menilai sejumlah kandidat lain sebagai penerus jangka panjang Robert Lewandowski. Kroupi menjadi salah satu penyerang muda yang masuk dalam pemantauan klub.
Laporan itu menyebut Bournemouth menetapkan sekitar €100 juta sebagai harga awal untuk membuka negosiasi. Barcelona tidak berniat memenuhi tuntutan tersebut.
Angka itu sama dengan tawaran Barcelona kepada Atletico untuk Alvarez, termasuk bonus. Namun, di internal klub, Alvarez dinilai memiliki kualitas dan tingkat pembuktian yang berbeda.
Kroupi tampil menonjol pada musim 2025/2026 setelah bergabung dengan Bournemouth dari Lorient. Di bawah arahan Andoni Iraola, ia mencetak 13 gol di Premier League.
Performa tersebut membuat Kroupi muncul sebagai salah satu penyerang muda menjanjikan di Liga Inggris. Menurut laporan yang sama, ia belum menjalani debut bersama timnas senior Prancis.
Barcelona menilai Kroupi memiliki bakat besar, tetapi belum mencapai level Alvarez. Ia juga dianggap belum memperlihatkan potensi luar biasa seperti yang diasosiasikan dengan pemain sekelas Ronaldo.
Sikap Barcelona tidak berubah. Jika harus mengeluarkan €100 juta untuk seorang penyerang, klub hanya ingin membelanjakannya untuk pemain kelas dunia yang sudah terbukti.
Barcelona tetap menilai sejumlah kandidat untuk menjadi penerus Lewandowski dalam jangka panjang. Namun, dengan valuasi yang dipasang Bournemouth, Kroupi belum dianggap sebagai target realistis.
Tulis Komentar
Posting Komentar