
Barcelona menyiapkan program latihan khusus untuk menekan risiko cedera otot Raphinha kembali kambuh. Winger asal Brasil itu sempat menepi selama lima pekan sebelum masalah hamstring yang sama kembali mengganggu kiprahnya di Piala Dunia.
Menurut laporan Mundo Deportivo, program tersebut dirancang secara individual untuk membantu Raphinha memulihkan kekuatan fisik dan kembali ke performa terbaiknya. Klub ingin mengurangi risiko kambuh setelah masalah otot berulang membuatnya kehilangan sejumlah pertandingan.
Cedera hamstring Raphinha musim lalu terjadi pada periode penting Barcelona. Masa absennya bertepatan dengan tersingkirnya Blaugrana dari Copa del Rey dan Liga Champions.
Masalah yang sama kemudian kambuh dan membatasi kontribusinya di Piala Dunia. Perjalanan Brasil dalam turnamen tersebut berakhir dengan kekalahan mengejutkan dari Norwegia.
Hansi Flick tetap menempatkan Raphinha sebagai pemain penting dalam rencananya. Kedatangan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi tidak mengubah posisi winger tersebut dalam skuad.
Raphinha memegang peran besar ketika Barcelona meraih lima trofi di bawah Flick. Ia juga masuk dalam persaingan Ballon d’Or berkat performanya pada musim pertama pelatih asal Jerman itu.
Raphinha kini bertekad meninggalkan masalah cedera dan kembali menemukan permainan terbaiknya. Ia dijadwalkan bergabung dalam pemusatan latihan Barcelona di Inggris yang berlangsung hingga 3 Agustus.
Barcelona akan menghadapi Birmingham City dan Preston North End dalam rangkaian uji coba tersebut. Klub juga membuka kemungkinan Raphinha datang lebih awal agar dapat berangkat bersama rombongan.
Sejak Brasil tersingkir dari Piala Dunia, Raphinha telah menjalani pemulihan selama tiga pekan. Ia juga menghabiskan waktu bersama keluarganya di Orlando dan Ibiza.
Masa depan Raphinha di Barcelona diyakini tetap aman meski sempat muncul kabar mengenai tawaran dari Al-Hilal. Laporan tersebut menyebut tawaran itu pada akhirnya tidak pernah terwujud.
Orang-orang terdekat Raphinha menegaskan bahwa sang pemain tidak pernah mempertimbangkan untuk pergi. Presiden Barcelona, Joan Laporta, juga menyampaikan sikap serupa.
“Kami tidak berniat membiarkannya meninggalkan Barça,” kata Laporta.
Barcelona berharap program latihan individual tersebut dapat membantu Raphinha menjaga kebugarannya sepanjang musim. Target utamanya adalah mencegah masalah otot kembali mengganggu ritme permainan sang winger.
Tulis Komentar
Posting Komentar