Lewati ke konten utama

Barcelona Belum Berencana Jadikan Lamine Yamal False Nine

Oleh
Bagikan:
Barcelona Belum Berencana Jadikan Lamine Yamal False Nine

Barcelona belum berencana menjadikan Lamine Yamal sebagai false nine permanen. Tim pelatih menilai pemain berusia 19 tahun itu tetap paling berbahaya ketika memulai serangan dari sayap kanan.

Menurut El Pais, perubahan posisi Yamal tidak masuk dalam rencana Barcelona meski klub masih mencari penyerang tengah baru.

Hansi Flick ingin Yamal menerima bola dengan posisi menghadap pertahanan lawan. Dari sisi kanan, ia dapat memaksimalkan akselerasi, kontrol bola, kreativitas, dan kemampuan melewati pemain dalam situasi satu lawan satu.

Catatan Yamal musim lalu menunjukkan efektivitasnya dalam peran tersebut. Ia mencetak 16 gol dan 11 assist di La Liga 2025/26, serta membukukan enam gol dan empat assist di Liga Champions.

Barcelona tetap memberi Yamal kebebasan bergerak ke area tengah ketika ruang terbuka. Namun, klub tidak ingin membebaninya dengan tanggung jawab memimpin lini depan.

Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Raphinha dipandang penting untuk memberi tekanan kepada pertahanan lawan dan membuka ruang bagi Yamal.

Barcelona tetap mencari penyerang tengah dengan Julian Alvarez sebagai prioritas. Namun, klub tidak mempertimbangkan Yamal sebagai solusi permanen di posisi tersebut.

Yamal sendiri tidak menutup kemungkinan bermain lebih sentral pada masa depan. Posisi itu dinilainya dapat membantu menghindari penjagaan dua atau tiga pemain yang sering ia hadapi di sisi lapangan.

“Saya sebenarnya lebih menentukan ketika menerima bola dan berbalik di posisi tengah dibandingkan saat berada di sisi lapangan. Tapi sekarang, saya pikir yang terbaik bagi tim adalah saya bermain di sayap,” kata Yamal.

Barcelona sejalan dengan pandangan tersebut. Klub tetap ingin mendatangkan penyerang tengah yang dapat melengkapi kekuatan Yamal tanpa mengubah posisi utamanya.

Bagikan:

Tulis Komentar