
Frenkie de Jong dilaporkan menyelesaikan Piala Dunia 2026 dengan masalah pada lutut kanan. Gelandang Barcelona itu tetap bermain meski merasakan nyeri di fase akhir turnamen.
Menurut Ferran Correas dari SPORT, De Jong sudah membawa masalah tersebut saat Belanda kalah dari Maroko lewat adu penalti di babak 32 besar. Hasil itu juga mengakhiri masa Ronald Koeman sebagai pelatih Belanda.
De Jong bermain 110 menit dalam laga tersebut. Ia diklaim tetap merasakan ketidaknyamanan sepanjang pertandingan.
Sumber dari Belanda menyebut De Jong juga bermain dengan rasa sakit pada dua laga terakhir fase grup melawan Swedia dan Tunisia.
Bahkan, ada klaim bahwa De Jong menerima suntikan pereda nyeri sebelum dua pertandingan itu. Laga melawan Swedia dan Tunisia menjadi krusial dalam perjalanan Belanda ke fase gugur.
Meski begitu, Barcelona tidak terlalu khawatir dengan kondisi De Jong. Masalah lutut tersebut tidak dianggap sebagai cedera serius.
Barcelona meyakini De Jong bisa pulih penuh setelah mendapat waktu istirahat sebelum pramusim dimulai.
Para pemain Barcelona yang tampil di Piala Dunia mendapat jatah libur tiga pekan setelah tugas internasional mereka selesai.
Dengan jadwal itu, De Jong diperkirakan kembali bergabung dengan skuad Hansi Flick tak lama sebelum Barcelona berangkat ke kamp latihan pramusim di Inggris, tepatnya di pusat latihan Football Association.
Sejauh ini, belum ada indikasi masalah lutut tersebut akan mengganggu persiapan De Jong menuju musim baru.
De Jong bukan satu-satunya pemain Barcelona yang mengalami masalah kebugaran di Piala Dunia Amerika Utara.
Ronald Araujo sempat mengalami cedera betis sebelum turnamen dimulai. Ia kemudian kembali ke skuad Uruguay, tetapi tidak tampil sepanjang turnamen.
Raphinha juga menepi setelah mengalami cedera otot saat Brasil menghadapi Haiti di laga kedua fase grup. Winger Barcelona itu absen dalam dua laga berikutnya dan diperkirakan belum tampil melawan Norwegia di babak 16 besar.
Brasil masih berharap Raphinha bisa kembali pada perempat final jika tim asuhan Carlo Ancelotti lolos.
Tulis Komentar
Posting Komentar