
Barcelona menyiapkan Hamza Abdelkarim untuk masuk ke tim utama setelah penampilannya bersama Mesir di Piala Dunia 2026.
Menurut SPORT, striker 18 tahun itu tidak banyak diproyeksikan bermain untuk Barca Atletic. Di internal klub, profil Abdelkarim dinilai lebih berguna untuk tim utama Hansi Flick.
Abdelkarim mendapat sorotan lebih besar setelah membela Mesir di Piala Dunia. Ia tampil di setiap pertandingan Mesir dan mendapat pengalaman penting menghadapi lawan level internasional.
Barcelona melihat Abdelkarim sebagai penyerang tengah dengan profil berbeda. Ia bisa menjadi target man dan memberi opsi fisik di lini depan.
Flick saat ini tidak punya striker lain dengan karakter seperti itu. Karena itu, Abdelkarim bisa menjadi opsi dari bangku cadangan sebagai Plan B atau Plan C dalam laga tertentu.
Barcelona juga sudah merekrut Ignasi Quer untuk memperkuat Barca Atletic. Ia diperkirakan bersaing dengan Oscar Gistau di posisi nomor sembilan.
Situasi itu membuat Abdelkarim berpeluang langsung naik ke tim utama, meski musim lalu ia menjalani paruh kedua bersama Juvenil A.
Abdelkarim dikenal sebagai penyerang nomor sembilan klasik. Ia punya fisik kuat, mampu menahan bola, bekerja keras untuk tim, dan berbahaya di kotak penalti.
Barcelona menilai masih banyak aspek permainan Abdelkarim yang perlu ditingkatkan. Namun, klub juga melihat potensi besar dalam dirinya.
Setelah sempat terganggu masalah administrasi yang menunda debutnya, Abdelkarim mencetak enam gol dalam sedikit lebih dari dua bulan pertandingan kompetitif.
Abdelkarim dijadwalkan melapor untuk pramusim Barcelona pada 13 Juli bersama skuad utama. Namun, ia berpeluang mendapat libur singkat lebih dulu.
Striker muda itu menutup musim lalu dengan tampil di final Copa de Campeones Juvenil melawan Real Madrid, lalu langsung bergabung dengan pemusatan latihan timnas Mesir.
Barcelona diperkirakan memberi waktu istirahat singkat sebelum Abdelkarim masuk persiapan Flick. Namun, keputusan final belum diambil.
Opsi peminjaman belum sepenuhnya dicoret. Barcelona masih bisa melepas Abdelkarim sementara agar ia mendapat pengalaman di level yang lebih tinggi dari Segunda Federacion.
Namun, skenario itu saat ini dinilai kecil.
Salah satu alasannya adalah situasi Barcelona di posisi striker. Klub masih mencari nomor sembilan baru dan belum ada jaminan kapan masalah itu selesai, meski Julian Alvarez tetap menjadi target utama.
Dengan Ferran Torres sebagai satu-satunya alternatif natural di posisi tersebut dan baru kembali lebih lambat karena tugas internasional, peluang Abdelkarim bertahan dekat dengan tim utama semakin terbuka.
Tulis Komentar
Posting Komentar