
Unai Simon memuji mental Lamine Yamal dan Pau Cubarsi jelang laga Spanyol melawan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7) dini hari WIB.
Menurut Mundo Deportivo, kiper Spanyol itu terkesan dengan cara dua pemain muda Barcelona tersebut menghadapi tekanan besar di level internasional.
Spanyol akan menghadapi Portugal dalam laga hidup-mati menuju perempat final. Duel ini juga menjadi ujian berat karena Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pernah mengalahkan La Roja di final UEFA Nations League tahun lalu.
Lamine dan Cubarsi diprediksi kembali menjadi pemain penting bagi tim asuhan Luis de la Fuente.
Dalam konferensi pers jelang laga, Simon mendapat pertanyaan soal potensi duel Lamine dengan bek kiri Portugal, Nuno Mendes. Ia juga ditanya apakah Lamine perlu diingatkan untuk membantu pertahanan.
“Tidak perlu meyakinkannya; kalian punya gambaran yang berbeda dari kami. Dia menentukan dalam serangan dan banyak membantu kami dalam bertahan,” kata Simon.
“Dia sangat ingin membuktikan diri, dan tidak perlu diyakinkan soal apa pun. Dia tahu itu, dan dia mengatakannya,” lanjutnya.
Simon juga memuji Cubarsi. Bek 19 tahun itu dinilai tampil matang meski usianya masih muda.
“Kami tidak peduli dengan penilaian dari luar; kami tahu nilainya. Pelatih juga tahu, dan itu yang benar-benar penting. Saya sering terkejut dengan usia mereka dan cara mereka menghadapi berbagai hal,” ujar Simon.
Cubarsi menjadi salah satu kunci solidnya lini belakang Spanyol di Piala Dunia. La Roja belum kebobolan dan mencatat empat clean sheet beruntun.
Lamine juga mulai menemukan ritme setelah sempat datang ke turnamen dengan kondisi terganggu cedera. Winger Barcelona itu terpilih sebagai Man of the Match saat Spanyol mengalahkan Austria di babak 32 besar.
Spanyol kini berharap dua talenta Barcelona itu kembali tampil kuat melawan Portugal. Cubarsi akan mendapat tantangan besar untuk membendung Ronaldo, sementara Lamine berpotensi berduel langsung dengan Nuno Mendes.
Tulis Komentar
Posting Komentar