Lewati ke konten utama

Barcelona Bayar 8,5 Juta Euro, Siapa Jesse Bisiwu?

Oleh
Bagikan:
Jesse Bisiwu berpose memamerkan seragam Barcelona dalam sesi perkenalan pemain baru

Barcelona mengeluarkan biaya awal sekitar 8,5 juta euro untuk merekrut Jesse Bisiwu dari Club Brugge. Meski diproyeksikan bermain reguler bersama Barca Atletic, winger berusia 18 tahun itu akan berlatih dengan tim utama Hansi Flick sejak hari pertama.

Bisiwu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2031. Rencana tersebut menunjukkan besarnya keyakinan Barcelona terhadap potensi pemain muda asal Belgia itu.

Pemain berdarah Ghana tersebut bergabung dengan akademi Club Brugge dari Oud-Heverlee Leuven pada 2020. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu talenta menyerang paling menjanjikan di level junior Belgia.

Bisiwu menandatangani kontrak profesional pertamanya ketika berusia 15 tahun. Ia lalu menjalani debut bersama Club NXT dan menjadi salah satu pemain termuda yang tampil dalam struktur sepak bola profesional Belgia.

Namun, Bisiwu belum pernah mencatatkan penampilan kompetitif bersama tim utama Club Brugge. Performanya di level junior tetap menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa.

Ia tampil menonjol di UEFA Youth League dan membantu timnya mencapai final. Penampilan tersebut turut menarik perhatian Direktur Olahraga Barcelona, Deco.

Potensi Bisiwu juga terlihat bersama tim nasional kelompok umur Belgia. Barcelona kini menyiapkannya untuk berkembang bersama tim cadangan sambil tetap mengikuti latihan tim utama.

Bisiwu biasa bermain sebagai winger kiri meski kaki kanannya lebih dominan. Dari posisi tersebut, ia gemar bergerak ke tengah untuk melewati lawan atau mencari ruang tembak.

Ia juga mampu bermain dari sisi kanan. Fleksibilitas tersebut memberi Flick lebih banyak pilihan dalam menentukan perannya.

Dengan tinggi sekitar 1,85 meter, Bisiwu memiliki profil berbeda dari winger bertubuh kecil yang mengandalkan kelincahan. Ia memadukan kekuatan fisik, akselerasi eksplosif, dan langkah panjang saat membawa bola.

Kemampuan satu lawan satu menjadi salah satu kekuatan utamanya. Bisiwu juga memiliki kecepatan, dribel langsung, keberanian menyerang, dan kemampuan menggunakan kedua kaki di sepertiga akhir lapangan.

“Saya menikmati bermain sepak bola. Saya suka menguasai bola dan menghadapi pemain lawan dalam situasi satu lawan satu,” ujar Bisiwu setelah bergabung dengan Barcelona.

Bisiwu mengaku mengidolakan Neymar Jr. sejak kecil. Dari skuad Barcelona saat ini, Raphinha menjadi salah satu pemain yang paling ia kagumi.

Kedatangannya sejalan dengan strategi Deco untuk berinvestasi kepada pemain muda berpotensi tinggi. Barcelona sebelumnya juga mendatangkan Roony Bardghji, Hamza Abdelkarim, dan Juwensley Onstein untuk dikembangkan dalam sistem klub.

Bisiwu menawarkan daya ledak dan kemampuan menggiring bola dari sisi lapangan. Karakter tersebut dapat memberi Barcelona pilihan tambahan ketika menghadapi lawan yang bertahan dengan blok rendah.

Dalam rencana jangka panjang, Bisiwu berpotensi bermain di sisi berlawanan dari Lamine Yamal. Kecepatan dan pergerakannya juga dapat melengkapi pemain teknis seperti Pedri dan Dani Olmo.

Profil permainannya dinilai cocok dengan sepak bola berintensitas tinggi yang diterapkan Flick. Pelatih asal Jerman itu menuntut pressing agresif, sprint berulang, dan transisi cepat.

Untuk saat ini, Barcelona tetap memandang Bisiwu sebagai investasi jangka panjang, bukan pemain yang langsung menjadi starter. Ia kemungkinan akan didaftarkan bersama tim cadangan sambil menunggu kesempatan bersama tim utama.

Flick tidak ragu mempromosikan pemain muda yang dinilai siap. Peluang Bisiwu bisa datang lebih cepat apabila ia mampu menunjukkan kualitas selama mengikuti latihan tim utama.

Bagikan:

Tulis Komentar