Barcelona mengubah arah perburuan striker setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui hambatan. Blaugrana kini mengalihkan perhatian kepada kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, sebagai salah satu target utama lini depan.
Menurut laporan Gerard Romero yang dikonfirmasi sejumlah sumber lain, Barcelona telah menjadikan Lautaro sebagai prioritas baru untuk memperkuat sektor penyerangan. Perubahan strategi ini terjadi setelah Atletico Madrid tidak membuka jalan bagi kepindahan Alvarez ke Camp Nou.
Sebelumnya, Alvarez menjadi pemain yang paling diinginkan Barcelona sepanjang bursa transfer musim panas. Namun, keputusan CEO Atletico Madrid Miguel Angel Gil Marin yang menolak melepas pemain Argentina tersebut membuat Blaugrana harus mencari alternatif.
Barcelona kini siap memanfaatkan sumber daya yang tersisa untuk mengejar Lautaro. Meski demikian, klub memahami bahwa mendatangkan penyerang Inter Milan itu bukan pekerjaan mudah.
Lautaro merupakan sosok penting bagi Inter setelah menjalani musim 2025/26 yang sukses bersama klub Italia tersebut. Barcelona membutuhkan upaya finansial besar untuk meyakinkan Nerazzurri melepas kaptennya.
Situasi tersebut menjadi tantangan bagi Barcelona yang masih menghadapi keterbatasan finansial. Namun, laporan menyebut pihak klub mendapat respons positif setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan Lautaro.
Dalam pertemuan itu, pihak pemain membuka kemungkinan untuk pindah apabila ada kesempatan yang tepat. Barcelona menjadi salah satu tujuan yang dipertimbangkan Lautaro jika ia meninggalkan Inter Milan.
Barcelona membutuhkan striker dengan kualitas elite setelah kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres pada musim panas ini. Sementara pemain seperti Anthony Gordon dan Karim Adeyemi masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Lautaro dinilai sesuai dengan kebutuhan Hansi Flick karena memiliki kemampuan mencetak gol, pemahaman taktik, serta karakter pressing yang sejalan dengan gaya bermain intens sang pelatih.
Dengan waktu kurang dari dua pekan sebelum bursa transfer ditutup, Barcelona terus berupaya mencari solusi untuk lini depan. Namun, negosiasi dengan Inter Milan tetap menjadi tantangan besar karena klub Italia tersebut tidak mudah melepas kaptennya.
Tulis Komentar
Posting Komentar