Lewati ke konten utama
Barcelona Membuat Szczesny Jatuh Cinta Lagi pada Sepak Bola
Opini

Barcelona Membuat Szczesny Jatuh Cinta Lagi pada Sepak Bola

8/01/2026 11:04:00 AM
Bagikan:
Wojciech Szczesny tersenyum saat mengikuti sesi latihan bersama Barcelona

Wojciech Szczesny pernah sampai pada titik ketika bangun untuk latihan tidak lagi terasa menyenangkan. Sepak bola yang selama bertahun-tahun membentuk hidupnya berubah menjadi rutinitas yang tidak ingin ia lanjutkan.

Ia memilih pensiun dan tidak membayangkan akan kembali bermain setelah 2024. Namun, panggilan Barcelona pada Oktober tahun itu mengubah arah kariernya.

Klub Catalan awalnya membutuhkan solusi setelah Marc-Andre ter Stegen mengalami cedera serius. Bagi Szczesny, kesempatan tersebut ternyata bukan sekadar jalan kembali ke lapangan, tetapi juga cara untuk menikmati sepak bola sekali lagi.

“Ketika berhenti, saya tidak ingin bermain sepak bola lagi. Saya tidak membayangkan apa pun terjadi setelah 2024,” kata Szczesny dalam wawancara dengan The Athletic.

“Sekarang saya menjalani salah satu masa terbaik dalam karier dan menikmati setiap menitnya.”

Pensiun yang terasa mudah

Keputusan Szczesny berhenti bermain bukan muncul karena ia merasa tidak lagi mampu bersaing. Ia hanya tidak lagi menikmati kehidupan sebagai pesepak bola.

“Saya seperti kehilangan cinta pada sepak bola. Saya tidak lagi menikmati bermain. Saya tidak menikmati bangun untuk menjalani latihan,” ujarnya.

Situasinya di Juventus ikut mendorong keputusan tersebut. Meski masih memiliki satu tahun kontrak, klub Italia itu memutuskan berpisah dengannya.

Szczesny tidak tertarik mencari tantangan baru. Berpindah negara, mencari rumah, dan memindahkan sekolah anak-anak terasa lebih berat daripada meninggalkan sepak bola.

Pada tahap itu, keluarga menjadi prioritas. Ia sudah merasa nyaman tinggal di Marbella dan tidak melihat alasan untuk memulai semuanya lagi di tempat lain.

Karena itu, pensiun terasa sebagai keputusan yang mudah bagi Szczesny dan keluarganya.

Wojciech Szczesny ketika menandatangani kontrak dengan Barcelona

Tawaran yang terlalu besar untuk ditolak

Barcelona datang ketika Szczesny sudah berdamai dengan akhir kariernya.

Ia sempat ragu karena kembali bermain berarti meninggalkan kehidupan nyaman yang baru saja dibangunnya bersama keluarga. Namun, kesempatan membela Barcelona terlalu besar untuk dilewatkan.

“Saya ragu untuk beberapa waktu. Itu bukan keputusan yang mudah, tetapi kesempatan tersebut terlalu besar,” katanya.

“Pada akhirnya, saya masih menyukai tantangan dan masih sangat ambisius.”

Ambisi Szczesny ternyata belum benar-benar hilang. Ia hanya membutuhkan kesempatan yang cukup besar untuk membangunkannya kembali.

Barcelona memberi kesempatan tersebut.

Szczesny datang bukan sebagai pemain yang masih mengejar pengakuan. Ia datang setelah menerima bahwa kariernya telah selesai, sehingga setiap latihan dan pertandingan terasa seperti tambahan yang tidak pernah ia rencanakan.

“Saya sudah menjadi pemain pensiunan, lalu sekarang bisa menjalani momen yang begitu indah. Saya seperti salah satu fan yang berada di lapangan,” ujarnya.

Ketika memutuskan kembali bermain, Szczesny berjanji kepada dirinya sendiri untuk menikmati kesempatan kedua tersebut sepenuhnya.

Ia menyebut masa bersama Barcelona sebagai bonus dalam kariernya. Cara pandang itu membuatnya lebih santai dan tidak merasa perlu menyembunyikan kepribadiannya.

Ketika pendukung menciptakan chant “Szczesny Fumador”, ia tidak merasa terganggu. Lagu tersebut justru menjadi bentuk penerimaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

“Saya belum pernah memiliki chant sendiri. Saya menikmatinya. Saya berusaha tampil se-autentik mungkin dan orang-orang tampaknya menghargai itu,” katanya.

Mendampingi Joan Garcia

Kembalinya Szczesny ke sepak bola juga memberinya peran berbeda di Barcelona.

Ia tetap memiliki ambisi untuk bermain, tetapi tidak ingin kehadirannya menjadi tekanan bagi Joan Garcia. Szczesny ingin memberikan dukungan yang pernah ia terima dari Gianluigi Buffon ketika keduanya bermain bersama di Juventus.

Saat Buffon menjadi kiper kedua pada akhir kariernya, Szczesny tidak pernah merasa sang legenda Italia sedang berusaha merebut posisinya.

Kini, ia ingin menciptakan rasa aman yang sama untuk Joan.

Wojciech Szczesny tersenyum saat mengikuti sesi latihan bersama Barcelona

“Saya tidak pernah merasa ditantang olehnya. Mungkin karena apa yang diberikan Gigi kepada saya, saya ingin memberikan hal yang sama kepada Joan,” ujar Szczesny.

Ia ingin Joan menjalani musim pertamanya di level tertinggi dengan dukungan penuh dari kiper yang lebih berpengalaman.

Szczesny bahkan mengakui Joan sudah menjadi penjaga gawang yang lebih baik darinya. Namun, pengalaman panjang membuatnya tetap memiliki sesuatu yang bisa diberikan.

“Saya melihat dia ingin belajar dan mendapat informasi baru,” katanya.

“Mungkin ada hal yang bisa saya sampaikan, meski saya sendiri sudah tidak mampu melakukannya lagi. Pengetahuan saya tentang permainan cukup besar dan saya masih bisa membantunya.”

Szczesny tidak melihat persaingan hanya sebagai perebutan status kiper utama. Di Barcelona, ia merasa tetap bisa membantu melalui latihan, ruang ganti, dan pengalaman menghadapi berbagai situasi dalam karier.

Berguna meski tidak selalu bermain

Perasaan dibutuhkan menjadi alasan utama Szczesny memilih bertahan di Barcelona.

“Saya merasa dibutuhkan oleh tim dan merasa berguna bahkan ketika tidak bermain. Itu alasan saya memperpanjang kontrak dan bertahan hingga akhir musim,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan perubahan besar dari Szczesny yang sebelumnya tidak ingin bangun untuk latihan.

Kini, menyelesaikan satu sesi latihan dan mengetahui bahwa dirinya masih mampu mengikuti level Barcelona sudah memberinya kepuasan.

Ia tidak harus selalu berada di bawah mistar untuk merasa memiliki fungsi. Pengalamannya tetap dapat membantu tim dan para pemain yang lebih muda.

Barcelona awalnya memanggil Szczesny karena membutuhkan seorang kiper. Sang pemain menerima tawaran itu karena kesempatan tersebut terlalu besar untuk ditolak.

Namun, hubungan keduanya kemudian memberi manfaat yang lebih luas.

Barcelona mendapatkan kiper berpengalaman yang bersedia membantu dalam peran apa pun. Szczesny mendapatkan kembali tantangan, rasa dibutuhkan, dan keinginan untuk datang ke latihan pada hari berikutnya.

Bagikan:

Tulis Komentar