
Kepergian Robert Lewandowski tidak serta-merta membuat Barcelona mencari penyerang dengan karakter serupa. Deco dikabarkan justru ingin membangun trio depan yang cair dan saling bertukar posisi seperti pola serangan PSG.
Menurut laporan Cadena SER yang dikutip Carpetas FCB, departemen olahraga Barcelona ingin mengadopsi pola serangan Paris Saint-Germain di bawah Luis Enrique.
Lewandowski meninggalkan Barcelona setelah kontraknya berakhir dan melanjutkan karier bersama Chicago Fire di MLS. Kepergiannya membuat Blaugrana tidak lagi memiliki penyerang nomor sembilan murni.
Para pemain yang masuk dalam rencana Barcelona memiliki karakter berbeda dari striker Polandia tersebut. Julian Alvarez menjadi target utama, sementara Joao Pedro dan Eli Junior Kroupi turut dipertimbangkan.
Ketiganya bukan penyerang tengah konvensional. Mereka mampu bermain di beberapa posisi dan menawarkan kontribusi lebih luas daripada sekadar mencetak gol.
Rencana Deco juga melibatkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi. Keduanya dapat bermain di sisi sayap maupun bergerak ke tengah ketika dibutuhkan.
Dalam skema tersebut, tiga pemain depan Barcelona akan lebih leluasa bertukar posisi. Pergerakan itu diharapkan membuat serangan sulit dibaca dan menyulitkan pertahanan lawan mengikuti pergerakan pemain.
PSG menjadi acuan dari pendekatan tersebut. Tim asuhan Luis Enrique kerap bermain tanpa penyerang tengah konvensional dan mengandalkan pemain depan yang bergerak bebas.
Model itu membantu PSG meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun. Ousmane Dembele menjadi pemain yang paling sering mengisi posisi sentral dalam sistem tersebut.
Barcelona melihat pola serupa sebagai rencana yang realistis apabila gagal mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Klub tidak ingin memaksakan transfer dan siap memaksimalkan fleksibilitas pemain dalam skuad Hansi Flick.
Sistem tersebut juga tetap bisa berjalan apabila Alvarez akhirnya bergabung. Penyerang Argentina itu pernah dimainkan di berbagai posisi lini depan saat ditangani Pep Guardiola di Manchester City.
Alvarez dinilai cocok bertukar posisi dengan Raphinha dan Lamine Yamal. Kehadiran Gordon dan Adeyemi juga memberi Flick lebih banyak pilihan untuk mengisi peran sentral.
Barcelona pun dikabarkan mengarah pada lini depan yang tidak bergantung kepada satu penyerang nomor sembilan. Dengan atau tanpa Alvarez, fleksibilitas dan pertukaran posisi berpeluang menjadi dasar baru serangan Blaugrana.
Tulis Komentar
Posting Komentar