
Barcelona membuka perjalanan Liga Champions 2026/27 dengan menjamu Feyenoord di Spotify Camp Nou, Rabu (9/9) pukul 23.45 WIB. Blaugrana datang dengan lini serangan yang sedang onfire setelah mencetak 17 gol dari empat laga La Liga, tetapi Feyenoord hadir sebagai lawan yang belum terkalahkan di Eredivisie.
Pasukan Hansi Flick mengawali musim dengan empat kemenangan beruntun dan tampil produktif di depan gawang. Barcelona juga mencatat tiga clean sheet serta hanya kebobolan dua gol, sementara Feyenoord membawa catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima pertandingan liga.
Pertandingan ini menjadi ujian pertama Barcelona di panggung Eropa setelah start sempurna di kompetisi domestik. Blaugrana ingin mempertahankan momentum, sedangkan Feyenoord berusaha membuktikan bahwa mereka bukan lawan mudah meski datang sebagai tim tamu.
17 Gol Warnai Start Sempurna Barcelona
Barcelona memulai La Liga dengan kemenangan atas Elche, Athletic Bilbao, Rayo Vallecano, dan Valencia. Torehan 17 gol dari empat pertandingan menjadi salah satu catatan terbaik klub pada awal musim.
Lini belakang juga tampil solid. Barcelona baru kebobolan dua gol dan mencatat tiga clean sheet, menunjukkan keseimbangan antara produktivitas serangan dan pertahanan.
Raphinha menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam start tersebut. Penyerang asal Brasil itu sudah mencetak enam gol dan selalu mencetak gol dalam empat pertandingan La Liga musim ini.
Laga melawan Feyenoord membuka peluang bagi Raphinha untuk memperpanjang catatan tersebut. Jika kembali mencetak gol, ia akan menjadi pemain Barcelona pertama yang mencetak gol dalam lima pertandingan pertama sebuah musim di semua kompetisi.
Lamine Yamal juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 atas Valencia. Bersama Raphinha dan pemain ofensif lainnya, lini serang menjadi kekuatan utama Barcelona menjelang laga perdana Liga Champions.
Hansi Flick tetap harus mengatur beberapa perubahan di skuadnya. Frenkie de Jong absen karena masalah lutut, sedangkan Eric Garcia tidak tersedia karena menjalani hukuman skorsing.
Namun, Barcelona masih memiliki banyak pilihan untuk menghadapi kondisi tersebut. Rodri tersedia di lini tengah, sementara Jules Kounde dan Joao Cancelo menjadi opsi untuk mengisi posisi bek kanan.
Feyenoord Belum Kalah, tetapi Pertahanan Jadi Sorotan
Feyenoord juga menjalani awal musim yang positif di Eredivisie. Tim asuhan Giovanni van Bronckhorst meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima pertandingan pertama.
Klub asal Rotterdam itu mencetak 13 gol dalam periode tersebut. Namun, produktivitas lini depan belum sepenuhnya diikuti pertahanan karena Feyenoord sudah kebobolan tujuh kali dan baru mencatat satu clean sheet.
Feyenoord datang ke Camp Nou setelah meraih kemenangan 3-1 atas NEC Nijmegen. Gjivai Zechiel, Luciano Valente, dan Jerayno Schaken mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Hasil itu membuat Feyenoord tetap tanpa kekalahan di liga sekaligus menjaga kepercayaan diri sebelum menghadapi Barcelona. Namun, lini belakang mereka akan mendapat ujian berat menghadapi serangan Blaugrana yang sedang tajam.
Feyenoord juga tidak datang dengan skuad penuh. Jordan Bos, Jakub Moder, Bart Nieuwkoop, dan Gijs Smal tidak tersedia, sementara Anis Hadj Moussa masih diragukan tampil.
Camp Nou Jadi Modal Barcelona Hadapi Feyenoord
Barcelona memiliki catatan kuat saat menghadapi klub-klub Belanda di kandang. UEFA mencatat Blaugrana belum pernah kalah ketika menjamu tim Eredivisie di kompetisi Eropa dengan enam kemenangan dan tiga hasil imbang.
Sementara itu, Barcelona dan Feyenoord sebelumnya hanya pernah bertemu dua kali dalam pertandingan resmi. Duel tersebut terjadi pada European Cup 1974/75 dalam format dua leg.
Pertemuan pertama di Rotterdam berakhir tanpa gol. Barcelona kemudian menang 3-0 di Camp Nou pada leg kedua melalui hat-trick Carles Rexach.
Lebih dari lima dekade kemudian, Feyenoord kembali ke markas Barcelona dengan kondisi berbeda. Tim asal Belanda itu belum terkalahkan di liga, tetapi harus menghadapi Blaugrana yang sedang berada dalam momentum terbaiknya.
Bagi Barcelona, laga ini menjadi kesempatan untuk membawa performa impresif dari La Liga ke Liga Champions sekaligus membuka fase liga dengan kemenangan.
Tulis Komentar
Posting Komentar